Oleh: Arif Gunawan | April 28, 2008

Borobudur Spiritual Art

Borobudur Spiritual Art (BSA) digelar dari tanggal 25 April hingga 27 April 2008. Acara ini diadakan di area Taman Wisata Candi Borobudur. Selain digelar pameran budaya, bazar dan pentas seni, juga diadakan dialog spritual.

Borobudur Spiritual Art merupakan gagasan dari Lembaga Seni Budaya Muslim Indonesia (Lesbumi). Acara ini diikuti oleh sejumlah komunitas baik Islam, Kristen, Budha, Hindu, Konghucu maupun aliran kepercayaan. Pesertanya tidak hanya dari Indonesia saja melainkan dari beberapa negara tetangga.

Tujuan dari acara tersebut adalah menggali dan menghidupkan spiritualitas Candi Borobudur melalui kesenian. Dari acara tersebut diharapkan mampu menarik wisatawan untuk berkunjung ke Candi Borobudur.

Acara tersebut dimulai dengan defile kebudayaan, acara defile sendiri diikuti oleh 16 kelompok kesenian dari daerah di sekitar Borobudur.

Peserta defile terdiri dari pasukan pembawa bendera Merah Putih dan bendera Lesbumi sebagai penyelenggara acara ini, diikuti oleh pasukan drumband. Selanjutnya adalah Komunitas Seniman Borobudur Indonesia (KSBI) dilanjutkan olehbedug dan gamelan raksasa Pradonggo Yasa dari Yogyakarta.

Barisan selanjutnya adalah atraksi api dari perguruan Linggar Jati, disusul oleh seni Kubro Siswo Tsani Siswo, kesenian ndolalak putri Arum Lestari dari Giri Tengah Borobudur. Kemudian Kesenian Soreng Wargo Setuju dilanjutkan warokan anak Mataya Turonggo Krido. Kelompok selanjutnya adalah Liongsamsi Panca Naga dari Muntilan, dilanjutkan dengan topeng purba Putra Rimba, Truntung Dayak massal Warangan Merbabu, grup jatilan Lestari Krido Budoyo, topeng butho Turonggo Yudho, grup rebana Kalimosodo dan becak hias dari Paguyuban Becak Wisata Borobudur.

Acara tersebut di buka oleh ketua DPR RI Agung Laksono, dalam sambutannya berharap agar kegiatan BSA dapat menggali peradaban yang bersumber dari spiritualitas sehingga keberagaman menjadi lebih santun beradab dan berbudaya.


Tanggapan

  1. berkarya terus untuk bangsa
    salam kenal
    usup widodo


Beri tanggapan

Your response:

Kategori