Perunggu merupakan logam campuran. Komposisinya terdiri atas tembaga (Cu) dan timah putih (Sn), ditambah logam lain seperti seng (Zn) dan timah hitam (Pb) dalam jumlah sedikit. Biasanya mengandung 75 % – 85 % unsur tembaga, dan 15 % – 25 % timah putih.
kerusakan perunggu biasanya disebabkan oleh kondisi lingkungan. unsur tembaga yang terdapat di dalam perunggu sangat peka terhadap kelembaban yang tinggi.
Menurut penyebabnya bentuk korosi pada perunggu dikelompokkan sebagai berikut:
Klorida
a. Atacamite atau Cupri Chlorida, Cu2(OH)2Cl, warna hijau kehitam-hitaman
b. Paratamite atau Basic Cipric Chlorida, Cu Cl2 3Cu(OH)2, warna hijau pucat
c. Nantokit atau Cuprus Chlorida, CuCl, warna abu-abu pucat berminyak
Karbonat
a. Malakit atau kupri karbonat utama, CuCO3Ca(OH)2, warna hijau tua
b. Azurit , 2 CuCO3Ca(OH)2, warna hijau tua
Oksida
a. Kuprus Oksida, Cu2O, berwarna merah
b. Kupri Oksida, CuO, berwarna merah
Sulfat
a. Copper sulfat, Cu4SO4(OH)6, warna hijau cerah
Filed under: Borobudur


